Careful of What You Wish For ..

Udah berapa kali blogwalking  dan beberapa kali juga selalu membaca kalimat  “sedihnya liat anak sakit, rasanya pengen minta dipindahin aja sakitnya ke kita”..

Ya, saya juga seringkali berpikir seperti itu. Apalagi lepas usia 2 tahun dan lepas ASI, Akasyah sering banget sakit yang agak mengkhawatirkan. Padahal sebelumnya Akang paling ‘cuma’ sakit batuk pilek yang ringan dan paling berat mungkin semacam Flu Singapura/ DHF (itu pun yang sariawan hanya di mulut, ga ada di tangan dan kaki) .

Nah lepas 2 taun itu, Akang kena Demam berdarah dan harus dirawat di Rumah Sakit selama 5 hari. Setelahnya hampir setiap bulan pasti demam tinggi selama 1 -3 hari, tapi ga jelas kenapa. Puncaknya kena disentri waktu baru masuk Playgroup.

Seringkali saat ngeliat dia sedang lemah dan sakit, kalimat sakitnya pindahin aja ke saya sakitnya itu terucap dalam hati. Saya pikir saya pasti kuat,  yang penting jangan sampai anak saya yang sakit.

Beberapa bulan yang lalu Allah mengabulkan, Akang bebas dari sakit dan sebagai gantinya saya yang terkena demam berdarah dan dirawat di RS. Kondisinya Hagia masih ASI Ekslusif sehingga mau tidak mau semua persediaan ASIP untuk ditinggal ngantor terminum habis. Lepas dari RS, saya juga kena vertigo, selama dua minggu penuh, dan bisa kena serangan sampai 5 kali dalam sehari.

kondisi itu membuat saya tidak bisa mengurus mereka, apalagi waktu kena vertigo itu. Selama kena vertigo, kepala sering terasa melayang dan pandangan agak mengabur. Ketika terjadi serangan, otomatis sekitar tampak berputar dan saya kehilangan keseimbangan seperti mau jatuh. Waktu diperiksa, tekanan darah saya normal 120/90 – tapi saya merasa belum ‘sehat’.

Yang pasti setelah itu saya tidak PD kalo pegang anak, apalagi gendong Hagia. Takut sewaktu-waktu tiba2 kena serangan saat sedang gendong. Jangankan ngajak Akang pergi berdua saja seperti biasanya, kemana-mana  juga pasti minta jemput dan anter suami.

Setelah beberapa kali ikut terapi akupuntur, alhamdulillah serangannya tidak terjadi lagi, tapi perasaan melayang dan seperti yang motion sickness masih sering timbul.

Yang pasti, the whole time saya ingat ‘doa’ saya itu .. penyakit anak2 dialihkan ke saya bukan jawaban juga, malahan sama parahnya, bisa saja saya ‘mencelakakan’ anak anak saat serangan vertigo kambuh.

jadi the moral of the story is? ..

careful of what you wished for … I guess (yah, dia blm yakin lagi .. LOL)

One thought on “Careful of What You Wish For ..

  1. sepertinya ‘ucapan’ kayak gitu spontan muncul ya kalo anak lagi sakit. but, then again, true… kalo ibunya sakit dan gak bisa ngurus anak2, sama aja lah ya.

    jadi kalo pas ngebatin gitu, cepet2 ketok kayu, terus ganti bilang “cepet sembuh ya, sayang.”😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s